Makassar, 18 April 2026 — Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai pelaksanaan Lomba Line Dance lintas gerejawi yang digelar oleh Gereja Immanuel Makassar di GPIB Immanuel Makassar. Dalam ajang yang menghadirkan berbagai kelompok perempuan gereja tersebut, PKP Bukit Zaitun tampil sebagai pemenang utama dengan meraih juara pertama.
Kelompok yang diperkuat oleh Oktavia, Altje Lagonda, Astrid Londoran, Silda Sigers, dan Sherly Temar ini berhasil memukau perhatian dewan juri dan para penonton melalui penampilan yang rapi, enerjik, serta penuh ekspresi. Sejak awal tampil, mereka menunjukkan koordinasi gerakan yang selaras dan ritme yang terjaga dengan baik, mencerminkan latihan yang matang dan keseriusan dalam mempersiapkan diri.
Dengan kostum yang seragam dan menarik, perpaduan warna hitam dan aksen merah muda yang dikenakan semakin memperkuat karakter penampilan mereka di atas panggung. Setiap gerakan dilakukan dengan presisi tinggi, dipadukan dengan senyum dan ekspresi yang menggambarkan sukacita, menjadikan penampilan mereka tidak hanya enak dilihat, tetapi juga mampu menyampaikan semangat kebersamaan.
Kompetisi ini diikuti oleh sejumlah tim dari berbagai gereja yang turut menghadirkan kreativitas dan keunikan masing-masing. Namun, PKP Bukit Zaitun dinilai unggul dalam berbagai aspek penilaian, mulai dari kekompakan tim, ketepatan teknik, hingga kemampuan membangun interaksi dengan penonton.
Salah satu juri menyampaikan bahwa penampilan PKP Bukit Zaitun memiliki keseimbangan yang kuat antara unsur teknis dan artistik. “Mereka tidak hanya kompak dalam gerakan, tetapi juga mampu menghadirkan energi positif yang terasa hingga ke penonton. Ini menjadi nilai lebih yang sangat menonjol,” ujarnya.
Di balik keberhasilan tersebut, terdapat proses panjang yang dilalui oleh tim. Mereka menjalani latihan secara konsisten dan disiplin, bahkan di tengah kesibukan masing-masing anggota. Dedikasi dan komitmen yang tinggi terlihat dari bagaimana mereka terus menyempurnakan setiap detail gerakan dan memperkuat kekompakan tim.
Oktavia mengungkapkan bahwa kemenangan ini merupakan hasil dari kerja keras bersama. “Kami berlatih dengan penuh semangat, saling mendukung satu sama lain, dan menjadikan setiap latihan sebagai momen kebersamaan. Puji Tuhan, semua usaha itu terbayar,” katanya.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menghadirkan nilai kebersamaan antar jemaat. Para peserta tidak hanya berfokus pada kemenangan, tetapi juga menjalin relasi yang lebih erat melalui interaksi yang hangat dan penuh persaudaraan. Sorak dukungan dari masing-masing tim semakin menambah semarak suasana.
Pihak penyelenggara dari Gereja Immanuel Makassar menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh tim yang telah memberikan penampilan terbaik. Mereka berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan sebagai sarana pengembangan potensi sekaligus mempererat hubungan antar jemaat.
Prestasi yang diraih PKP Bukit Zaitun menjadi bukti bahwa kerja sama, kedisiplinan, dan semangat pelayanan dapat menghasilkan pencapaian yang membanggakan. Lebih dari sekadar kemenangan, keberhasilan ini mencerminkan nilai kebersamaan yang kuat dan komitmen dalam berkarya.
Kemenangan tersebut sekaligus menjadi inspirasi bahwa dalam setiap proses yang dijalani dengan sungguh-sungguh, selalu ada hasil indah yang menanti. PKP Bukit Zaitun telah menunjukkan bahwa harmoni dalam tim dapat melahirkan prestasi yang tidak hanya membanggakan, tetapi juga menginspirasi banyak orang.(*)


Social Header