Breaking News

Diduga Maraknya Keluhan Warga Diabaikan Masalah Krisis Air: Wilayah RT 07 RW 05 Kelurahan Kaluku Bodoa Kecamatan Tallo

MAKASSAR—KELELAWAR—NEWS—COM. Kembali Maraknya warga, di tengah kondisi kebutuhan air bersih yang mendesak, warga mengaku keluhan mereka justru belum mendapatkan penyelesaian yang dianggap memadai dari pihak pengelola PDAM lokasi di jalan Galangan Kapal lorong permandian 1 RT 07 RW 05 Kelurahan Kaluku Bodoa Kecamatan Tallo Makassar Pada Jum'at (11-09-2026) Siang. 

Seorang awak media online dari www.kelelawarnews.com. Menemui di lokasi Krisis AIR PDAM Ketua RT 07 Eko Prasetyo Langsung mengatakan 
Persoalan Air Kebijakan tersebut aksi nyata dari pimpinan instansi dan pemerintah daerah sangat dinantikan oleh warga di berbagai wilayah Indonesia yang saat ini sedang menghadapi krisis air bersih akibat musim kemarau dan kendala teknis. Masyarakat menuntut respons cepat dan solusi konkret dari para pengambil kebijakan agar hak dasar mereka terpenuhi

Menurutnya, kondisi tersebut sangat memprihatinkan karena kebutuhan terhadap air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Untuk kebutuhan minum, warga masih harus membeli air galon, sementara kebutuhan lainnya sebagian dipenuhi dengan memanfaatkan air sungai yang ditampung.

Saan menegaskan persoalan tersebut tidak dapat hanya diselesaikan melalui bantuan sementara. Pemerintah perlu menyiapkan solusi yang dapat memastikan masyarakat memiliki akses air bersih secara berkelanjutan, 

Lanjut Eko
Ia berharap berbagai langkah tersebut dapat memastikan masyarakat dari kelurahan Kaluku Bodoa tidak lagi mengalami kesulitan dalam memperoleh air bersih. Menurutnya, persoalan air bersih harus menjadi perhatian bersama agar kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi secara layak, "Ujarnya 

Tambah nya Warga
Meminta kondisi tersebut tidak dijadikan alasan untuk saling melempar kewenangan,
Jangan tunggu warga sakit baru pemerintah bergerak. Kami sudah menyampaikan keluhan. Sekarang kami meminta pemerintah hadir, turun ke lapangan, periksa dan audit persoalan ini secara terbuka,

Kini sorotan publik tertuju kepada pemerintah dan wakil rakyat akankah keluhan warga keluku bodoa benar-benar ditindaklanjuti,

Warga menegaskan, mereka tidak ingin terus menjadi pihak yang menanggung dampak dari persoalan pelayanan dasar di lingkungan tempat tinggal mereka, 

Warga pun tidak ingin persoalan ini berhenti sebatas surat pemberitahuan atau saling lempar tanggung jawab, Warga mendesak kepada Pemerintah Sulawesi Selatan, Pemerintah Kota Makassar, dan Anggota Dewan DPRD kota Makassar dari Komisi B untuk turun langsung melihat kondisi di lapangan,

Karena itu, warga meminta pemerintah tidak menunggu sampai muncul korban sakit atau persoalan kesehatan yang lebih serius baru
mengambil tindakan,
Jangan Jadi Alasan Saling Lempar Tanggung Jawab."Ucap nya Warga 

LAPORAN : KABIRO MAKASSAR 
EDITOR : SADIKIN RAHMAT
© Copyright 2022 - KELELAWAR NEWS