Breaking News

SEVIMA Gelar Webinar Nasional, Permenkumham 49/2025 Jadi Sorotan Pendirian PT dan Yayasan. Dihadiri oleh Prof. Capt. Eddy Sumartono



KELELAWARNEWS.COM, 2026 - Perubahan regulasi di bidang hukum terus bergerak mengikuti dinamika kebutuhan masyarakat dan dunia usaha. Menjawab tantangan tersebut, SEVIMA menyelenggarakan sebuah webinar nasional yang mengangkat tema “Kupas Tuntas Peraturan Menteri Hukum 49/2025 dan Kiat Sukses Mendirikan Perseroan Terbatas (PT) dan Yayasan”. Kegiatan ini menjadi wadah pembelajaran sekaligus diskusi strategis bagi berbagai kalangan yang berkepentingan terhadap tata kelola badan hukum di Indonesia.

Webinar ini berlangsung pada Selasa, 20 Januari 2026, pukul 13.00 hingga 15.00 WIB, dan diikuti oleh peserta dari beragam latar belakang. Mulai dari akademisi, praktisi hukum, pengelola lembaga pendidikan, pelaku usaha, hingga pemerhati kebijakan publik turut ambil bagian. Salah satu peserta yang mengikuti kegiatan tersebut adalah Prof. Dr. Capt. Eddy Sumartono, SH, LL.M, M.MAR, DBA, Ph.D., tokoh akademik yang dikenal aktif dalam bidang hukum, manajemen, dan pengembangan organisasi.

Topik yang dibahas dinilai sangat relevan dengan kondisi terkini. Peraturan Menteri Hukum Nomor 49 Tahun 2025 membawa sejumlah pembaruan penting terkait mekanisme pendirian dan pengelolaan Perseroan Terbatas serta Yayasan. Regulasi ini tidak hanya menyentuh aspek administratif, tetapi juga menekankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan hukum sebagai fondasi utama sebuah badan hukum.

Sebagai pembicara utama, SEVIMA menghadirkan Dr. Dandi Darmadi, M.A.P., Ketua Program Magister Administrasi Publik Universitas Andi Djemma Palopo yang juga menjabat sebagai Learning and Development Manager SEVIMA. Dalam paparannya, Dr. Dandi menjelaskan secara mendalam latar belakang lahirnya Permenkumham 49/2025, tujuan pembaruannya, serta perubahan signifikan yang perlu dipahami oleh masyarakat.

Ia menegaskan bahwa regulasi terbaru ini dirancang untuk memberikan kepastian hukum sekaligus mendorong tata kelola organisasi yang lebih profesional. Menurutnya, banyak permasalahan hukum yang muncul di kemudian hari berawal dari kurangnya pemahaman terhadap aturan sejak tahap awal pendirian. Oleh karena itu, edukasi dan sosialisasi regulasi menjadi kunci agar PT dan Yayasan dapat berjalan sesuai koridor hukum.

Selain membahas aspek normatif, webinar ini juga memberikan panduan praktis mengenai langkah-langkah mendirikan PT dan Yayasan secara tepat. Peserta diajak memahami berbagai kesalahan umum yang sering terjadi, seperti ketidaksesuaian dokumen, kelalaian dalam pemenuhan kewajiban hukum, hingga kurangnya perencanaan tata kelola organisasi. Materi ini disampaikan dengan bahasa yang lugas dan contoh yang kontekstual, sehingga mudah dipahami.

Diskusi juga menyoroti pemanfaatan sistem digital dalam pelayanan hukum yang kini semakin terintegrasi. Peserta dibekali pemahaman mengenai pentingnya adaptasi terhadap sistem berbasis teknologi sebagai bagian dari upaya efisiensi dan transparansi. Hal ini sejalan dengan arah kebijakan pemerintah dalam mendorong transformasi digital di sektor pelayanan publik.

Partisipasi Prof. Dr. Capt. Eddy Sumartono dalam webinar ini mencerminkan komitmen kalangan akademisi untuk terus memperbarui wawasan terhadap perkembangan regulasi nasional. Kehadiran akademisi senior dalam forum semacam ini dinilai penting, tidak hanya untuk kepentingan pribadi, tetapi juga sebagai bekal dalam menjalankan peran edukatif dan kepemimpinan di institusi yang dipimpinnya.

Sebagai bentuk apresiasi, SEVIMA memberikan sertifikat kepada para peserta yang telah mengikuti kegiatan tersebut. Sertifikat ini menjadi simbol pengakuan atas partisipasi aktif dalam upaya peningkatan kapasitas dan literasi hukum. Lebih dari sekadar formalitas, sertifikat tersebut mencerminkan semangat belajar berkelanjutan di tengah perubahan regulasi yang terus berlangsung.

Melalui penyelenggaraan webinar ini, SEVIMA kembali menegaskan posisinya sebagai mitra strategis dalam pengembangan ekosistem pendidikan, hukum, dan tata kelola kelembagaan di Indonesia. Kegiatan ini menunjukkan komitmen SEVIMA dalam menghadirkan forum edukatif yang tidak hanya informatif, tetapi juga aplikatif dan berdampak nyata.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Sesi diskusi dan tanya jawab berjalan dinamis dengan beragam pertanyaan yang diajukan, mulai dari aspek teknis pendirian badan hukum hingga strategi penyesuaian terhadap kebijakan baru. Hal ini menandakan tingginya kebutuhan akan pemahaman regulasi yang jelas dan mudah dipahami.

Dengan adanya webinar ini, diharapkan para peserta mampu menerapkan ketentuan Permenkumham 49/2025 secara tepat dan bertanggung jawab. Pemahaman yang baik terhadap regulasi diyakini dapat meminimalkan risiko hukum, meningkatkan kualitas tata kelola organisasi, serta mendorong terciptanya PT dan Yayasan yang profesional, kredibel, dan berkelanjutan di masa depan.(***) 

© Copyright 2022 - KELELAWAR NEWS