Breaking News

Miris, Oknum Guru SD Pulau Barang Lompo Menuduh Anggota Ormas Pandawa Pattingalloang Melakukan Penipuan dan Melontarkan Bahasa Kasar

MAKASSAR—KELELAWAR—NEWS—.COM-- Sebuah peristiwa yang cukup mengejutkan terjadi di Pulau Barang Lompo, Kota Makassar. Seorang guru SD yang disebut “oknum” itu mengeluarkan tuduhan keras terhadap anggota Ormas Pandawa Pattingalloang . Tuduhan meliputi dugaan penipuan dana serta penggunaan bahasa kasar. kejadian ini menimbulkan ketidaknyaman bagi seorang anggota ormas.

Adapun Kronologi Singkat yang disampaikan Anggota Ormas Pandawa Pattingalloang Hendra Dg. Lotteng Menyatakan "Kronologi awal itu pada saat saya membawa kapal saya ketemu sama suami Ibu Haji "ibu guru". dia menawarkan sama saya saudara sempat ada kebutuhan ta yang bisa saya bantu untuk bisa juga membantu saya,  jadi saya bilang apa mi itu di tawarkan uang jalan. tapi saya bilang Kalau masalah uang jalan Saya tidak pernah habis uang jalan selalu cukup.

"Tapi yang terbengkalai itu yang sering habis pada saat kita masih mau mencari solar dengan rokok, jadi dia bilang kira-kira berapa kita butuhkan jadi saya bilang kalau rokok kurang lebih dari 10 pak solar paling 3 drum cuma itu yang saya minta dan dia berikan ke saya pas setelah saya pulang dan dia bilang sama saya ada ji," ucap hendra kepada media melalui chat whatsaap, Minggu 25, Januari 2026.

Selanjutnya hendra menyampaikan, "saya bilang minta maaf saudara saya ada hasil tapi tidak sesuai keinginan, karena saya tertimpa musibah temanku dulu di kena kram sampai itu temanku meninggal setelah saya bawa pulang almarhum itu teman sampai di Pulau barang Lompo saya kasih kembali itu kapal Kenapa saya simpan saya kasih kembali mau dibilang semua orang di Pulau bilang cari maki kapal yang lain Karena itu kapal bahasa kasarnya "sialki" tidak pernah membawa rezeki, kalau di bawah rusak ji," jelasnya.

"Dan saya herannya semua warga disini sudah tahu karena dia datangi satu persatu, dan dia tanya saya ini seorang penipu tukang pinjam pinjam tidak mau bayar sampai dia sempat menelpon sama anak saya tanpa ada beri salam langsung dia Gas, dan dia katai anak saya "sundala" baru dia bilang Mana bapakmu yang penipu itu,"kata Hendra.

"Setelah saya capek juga dengar itu bahasa, saya tanya kembali apa yang pernah saya tipu sama kamu dan kapan pernah ada orang saya tipu, langsung ibu haji, "ibu guru sd" itu keluarkan bahasa ke saya kau ambil uang saya 16 juta. jadi saya bilang kamu kasih sama siapa dan kalau kamu memang kasih saya uang 16 juta Kapan kita pernah ketemu, dan kedua apa buktimu bahwa uang itu kau beri sama saya dan ketemu saja sama saya tidak pernah itupun saya tahu kau cuma namamu baru kemarin malam.

Tambahnya, " Bahkan dia datang di tempatnya iparku dia katai saya "Sundala" penipu dan banyak caci maki yang tidak enak didengar itu pun, dia juga sampakan ke saya dan dia bilang mau bacakan saya pisang,"ungkapnya Hendra.

“Tidak ada satupun bukti konkret yang mendukung tuduhan itu. Saya menolak semua bentuk fitnah dan siap menempuh jalur hukum bila diperlukan,” Kata Hendra Dg. Lotteng (**) 

LAPORAN : KABIRO MAKASSAR
EDITOR : SADIKIN RAHMAT
© Copyright 2022 - KELELAWAR NEWS