Kalimantan, 27 April 2026 – Sebuah pengalaman pembelajaran yang kaya makna tersaji dalam perkuliahan Maritime Theology di BILD Institute Kalimantan Nusantara. Dipandu oleh Prof. Dr. Capt. Eddy Sumartono, DBA, PhD, sesi ini berhasil menghimpun 180 mahasiswa dari berbagai jenjang—S1, S2, dan S3—dalam satu ruang akademik virtual yang dinamis, reflektif, dan sarat wawasan baru.
Dengan latar belakang sebagai akademisi sekaligus praktisi maritim, Prof. Eddy menghadirkan pendekatan yang tidak biasa. Ia memadukan perspektif teologi dengan realitas dunia pelayaran, menjadikan laut bukan sekadar objek studi, tetapi juga medium refleksi iman.
Penyampaian materi berlangsung runtut dan mudah dipahami, namun tetap memiliki kedalaman analisis yang mendorong mahasiswa berpikir kritis.
Dalam pemaparannya, salah satu bahasan yang menarik perhatian adalah tema “Laut sebagai Ujian Iman”. Melalui sudut pandang ini, laut dipahami sebagai ruang yang tidak hanya menyimpan potensi ekonomi dan mobilitas, tetapi juga tantangan spiritual. Prof. Eddy menjelaskan bahwa sejak era para rasul, laut telah menjadi bagian penting dalam perjalanan misi ke berbagai bangsa.
Dalam perjalanan tersebut, iman sering kali diuji oleh situasi yang tidak pasti, sehingga membentuk keteguhan dan kepercayaan yang lebih mendalam.
Selain itu, beliau menyoroti peran laut sebagai jalur strategis dalam penyebaran nilai-nilai iman. Dalam konteks Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau, laut bukanlah pemisah, melainkan penghubung yang mempertemukan berbagai budaya dan komunitas. Perspektif ini memperkaya pemahaman mahasiswa bahwa dunia maritim memiliki kontribusi besar dalam membangun hubungan sosial dan spiritual antarbangsa.
Suasana kelas berlangsung hidup dan interaktif. Mahasiswa menunjukkan keterlibatan aktif melalui pertanyaan-pertanyaan yang tajam dan relevan. Diskusi berkembang ke berbagai arah, mulai dari peran historis laut dalam perjalanan misi, hingga tantangan kontemporer dalam menjangkau wilayah-wilayah maritim yang terpencil. Hal ini mencerminkan tingginya minat dan keseriusan peserta dalam mengikuti perkuliahan.
Penggunaan teknologi digital menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan kegiatan ini. Dengan memanfaatkan platform pembelajaran daring, seluruh mahasiswa dapat terhubung tanpa batasan geografis. Sistem ini memungkinkan proses belajar tetap berjalan efektif, sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas di masa depan.
Di luar aspek akademik, Prof. Eddy juga berhasil menciptakan suasana yang mendorong refleksi pribadi. Gaya penyampaian yang tenang dan penuh makna membuat mahasiswa tidak hanya memahami materi secara intelektual, tetapi juga meresapi nilai-nilai yang disampaikan. Banyak peserta merasakan bahwa perkuliahan ini memberikan sudut pandang baru tentang hubungan antara profesi, iman, dan tanggung jawab sosial.
Pihak BILD Institute Kalimantan Nusantara memberikan apresiasi atas kontribusi yang diberikan dalam menghadirkan pembelajaran inovatif. Mata kuliah Maritime Theology dinilai mampu menjawab kebutuhan zaman, khususnya dalam mengintegrasikan ilmu praktis dengan nilai-nilai spiritual yang relevan.
Keberhasilan perkuliahan ini menjadi bukti bahwa pendidikan tinggi dapat berkembang ke arah yang lebih holistik. Prof. Dr. Capt. Eddy Sumartono menunjukkan bahwa pembelajaran tidak hanya berfokus pada transfer pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter dan cara pandang. Dengan pendekatan ini, mahasiswa diharapkan mampu menjadi individu yang tidak hanya kompeten, tetapi juga memiliki integritas dan kedalaman spiritual dalam menghadapi dinamika global.(*)


Social Header